Menggabungkan latihan kardio dan strength training adalah strategi efektif untuk meningkatkan kebugaran secara menyeluruh. Kardio membantu meningkatkan daya tahan jantung dan membakar kalori, sementara strength training membangun otot dan meningkatkan metabolisme. Jika dilakukan dengan benar, kombinasi keduanya dapat memberikan hasil yang optimal bagi tubuh.
1. Tentukan Tujuan Latihan
Langkah pertama adalah menentukan tujuan utama latihan, apakah ingin menurunkan berat badan, membentuk otot, atau meningkatkan kebugaran secara umum. Jika tujuan utama adalah menurunkan lemak, kardio bisa menjadi fokus utama. Namun, jika ingin membentuk tubuh, maka strength training perlu diprioritaskan.
2. Atur Urutan Latihan yang Tepat
Urutan latihan sangat memengaruhi hasil. Jika tujuan utama adalah membangun kekuatan dan otot, sebaiknya lakukan strength training terlebih dahulu saat energi masih penuh, lalu lanjutkan dengan kardio. Sebaliknya, jika tujuan utama meningkatkan daya tahan, kardio bisa dilakukan di awal sebelum latihan beban.
3. Pilih Jenis Kardio yang Sesuai
Tidak semua kardio harus dilakukan dalam durasi panjang. Kardio intensitas rendah seperti treadmill santai cocok setelah latihan beban. Sementara itu, HIIT (High Intensity Interval Training) bisa menjadi pilihan efektif bagi yang ingin membakar lemak lebih cepat dalam waktu singkat.
4. Atur Frekuensi Latihan dengan Seimbang
Idealnya, latihan dilakukan 3–5 kali dalam seminggu dengan kombinasi seimbang antara kardio dan strength training. Misalnya, 3 hari fokus pada latihan beban dan 2 hari khusus kardio, atau menggabungkan keduanya dalam satu sesi latihan.
5. Perhatikan Waktu Istirahat dan Pemulihan
Istirahat yang cukup sangat penting agar tubuh dapat pulih dengan baik. Otot membutuhkan waktu untuk memperbaiki dan berkembang setelah latihan. Kurang istirahat justru bisa menyebabkan penurunan performa dan meningkatkan risiko cedera.
6. Dukung dengan Pola Makan yang Tepat
Kombinasi latihan yang optimal harus didukung oleh asupan nutrisi yang seimbang. Protein penting untuk pembentukan otot, karbohidrat sebagai sumber energi, dan lemak sehat untuk mendukung fungsi tubuh. Jangan lupa juga mencukupi kebutuhan air putih.
Kesimpulan
Cara menggabungkan kardio dan strength training di gym agar optimal adalah dengan menyesuaikannya dengan tujuan, mengatur urutan latihan yang tepat, memilih jenis kardio yang sesuai, menjaga frekuensi latihan, serta memperhatikan pemulihan dan pola makan. Dengan strategi yang benar, hasil latihan akan lebih maksimal dan tubuh menjadi lebih sehat serta bugar.